Bidadari Bintang

Diangkasa luas, bertahtakan bidadari bintang sebagai penguasa bintang-bintang di langit. Ia dikenal sangat tegas, keras hati, dan penuh disiplin. Bidadari bintang sangat hapal dengan jumlah bintang-bintang di langit. Tugas bidadari bintang adalah menyalakan bintang-bintang itu bila malam tiba. Satu demi satu bintang itu di sulut, sehingga menjadi terang.

”Kalian boleh bermain-main siang hari, tapi pada malam hari harus ada di tempat yang telah ditentukan.” Kata bidadari bintang kepada bintang-bintang. ”Sebab malam hari ditandai dengan bintang bersinar. Jika kalian tidak disiplin, saya tak akan memberi ampunan.”

Menurut cerita, jika ada bintang yang tetap berkeliaran saat malam tiba, Bidadari Bintang akan menjatuhkan hukuman berat, yaitu tak mau menyalakan, atau bahkan memukul hancur. Itulah mengapa dimalam hari terkadang terlihat bintang jatuh. Jatuh dan hancur berkeping-keping hingga menjadi abu.

Bidadari bintang juga terus beredar mengelilingi angkasa luas untuk mengecek apakah bintang-bintang melaksanakan tugasnya dengan baik. Tak boleh bergeser. ”Karena keberadaan kalian di langit dipakai sebagai pedoman bagi para pelaut untuk menentukan arah.” Semua bintang mengetahui dalam hal ini bidadari bintang sangat tegas.

MAKA semua bintang merasa cemas ketika bidadari bintang memeriksa, tidak menemukan bintang kecil ditempat dimana ia seharusnya berada. Ternyata bintang kecil menggeser diri, turun ke bawah.

Tentu saja bidadari bintang sangat murka ”Kamu tahu kesalahan terbesarmu bintang kecil?” tanya bidadari bintang kepada bintang kecil.
”Hamba mengetahui…”
”Kamu siap untuk dihancurkan ?”
”Hamba siap menerima hukuman.”
”Sekarang katakan mengapa kamu bergeser ke bawah?”
”Hamba merasa kasihan pada seorang anak di suatu desa. Keluarga anak itu miskin, sehingga tidak mampu membeli minyak tanah untuk penerangan. Anak itu ingin belajar. Saya merasa kasihan padanya, lalu saya menggeser turun ke bawah agar anak itu bisa belajar…”

Bidadari Bintang luluh hatinya, ternyata bintang kecil bukan nakal atau bermain-main. Tujuannya jelas, membantu seorang anak yang memerlukan penerangan untuk belajar.

”Saya maafkan, tapi kamu tetap dapat hukuman. Mulai sekarang, setiap malam, kalau anak itu memerlukan penerangan untuk belajar kamu turun ke bawah. Nanti kalau kamu tidak diperlukan lagi, kamu kembali ke tempatmu.”
”Terimakasih atas kemurahan hati bidadari….” bintang kecil tersenyum senang.

Sejak saat itu, bintang kecil selalu menemani anak kecil itu belajar. Bidadari bintang ternyata seorang pemimpin yang berpandangan luas, tidak kaku, tapi bisa mengerti perubahan dan perkembangan. Itulah sebabnya semua bintang di angkasa patuh dan menghormatinya.